Jakarta — Perjalanan Commuter Line di sejumlah lintasan Jabodetabek kembali berangsur normal setelah proses penanganan insiden warga dan sepeda motor yang tertemper kereta selesai dilakukan. Jalur Bogor–Jakarta Kota serta Duri–Tangerang kini sudah dapat dilalui melalui dua jalur, meski perjalanan kereta masih dalam tahap penguraian kepadatan.
Sebelumnya, perjalanan KRL di kedua lintasan tersebut mengalami gangguan akibat dua insiden berbeda. Pada lintas Bogor–Jakarta Kota, sebuah KRL tertemper seorang warga di sekitar jalur rel kawasan Tebet. Kejadian tersebut membuat perjalanan kereta harus mengalami penyesuaian selama proses evakuasi dan penanganan di lapangan.
KAI Commuter menyampaikan bahwa proses evakuasi KRL nomor 1183 relasi Bogor–Jakarta Kota yang terdampak insiden tersebut telah selesai. Setelah evakuasi, penanganan lanjutan dilakukan di Stasiun Manggarai.
Dua Jalur Kembali Bisa Digunakan
Setelah proses penanganan rampung, perjalanan Commuter Line lintas Bogor–Jakarta Kota pulang-pergi kembali dapat menggunakan dua jalur. Kondisi tersebut membuat operasional kereta secara bertahap kembali ke pola perjalanan normal.
Namun, KAI Commuter menyebut masih terdapat kepadatan di lintasan sebagai dampak dari gangguan sebelumnya. Karena itu, perjalanan kereta masih membutuhkan waktu untuk kembali sepenuhnya sesuai jadwal.
Pengguna KRL yang melakukan perjalanan melalui lintasan tersebut diimbau tetap memperhatikan informasi perjalanan terbaru dan memperhitungkan kemungkinan adanya keterlambatan selama proses normalisasi berlangsung.
KRL Duri–Tangerang Juga Kembali Beroperasi di Dua Jalur
Gangguan serupa juga terjadi pada perjalanan KRL lintas Duri–Tangerang. Rangkaian KRL nomor 1914 mengalami insiden setelah tertemper sepeda motor di sebuah perlintasan tidak resmi yang berada di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper.
Kejadian tersebut membuat perjalanan kereta di lintasan Duri–Tangerang turut mengalami gangguan. Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap rangkaian dan lokasi kejadian untuk memastikan jalur dapat kembali digunakan dengan aman.
Setelah proses penanganan selesai, perjalanan Commuter Line Duri–Tangerang kembali dapat dilakukan melalui dua jalur. Meski demikian, kepadatan perjalanan masih dalam proses penguraian secara bertahap.
KAI Commuter Sampaikan Permohonan Maaf
Atas gangguan yang terjadi, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran masyarakat selama petugas melakukan proses evakuasi dan penanganan di lokasi.
KAI Commuter memastikan penanganan dilakukan agar perjalanan dapat kembali berlangsung dengan aman. Setelah kedua jalur kembali dapat dilalui, operasional kereta secara bertahap diarahkan menuju kondisi normal.
Dengan selesainya proses evakuasi, pengguna KRL pada lintasan Bogor–Jakarta Kota maupun Duri–Tangerang kini dapat kembali menggunakan layanan melalui dua jalur. Namun, karena masih terdapat kepadatan sisa gangguan, perjalanan belum sepenuhnya kembali sesuai jadwal normal.

