SEMARANG – Setelah melalui tahap panjang revitalisasi, Pemerintah Kota Semarang akhirnya meluncurkan soft opening Tinjomoyo Adventure Tourism sebagai destinasi wisata berbasis petualangan dan konservasi.
Acara peresmian dihadiri Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin yang menegaskan komitmen Pemkot dalam menciptakan wisata alam berkelas nasional. “Kawasan Tinjomoyo punya potensi luar biasa. Kita ingin menjadikannya etalase pariwisata berbasis alam di Semarang,” ujarnya.
Jembatan Kaca Tinjomoyo menjadi ikon utama. Struktur kaca setinggi 20 meter di atas lembah ini menawarkan sensasi ekstrem sekaligus panorama hutan tropis Semarang.
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso, mengatakan pembangunan infrastruktur Tinjomoyo melibatkan studi K3 dan uji beban. “Sertifikasi keamanan sudah lengkap, operator pun sudah dilatih,” katanya.
Selain jembatan, Pemkot membangun jalur jeep adventure, area camping, dan zona edukasi lingkungan. “Target kami generasi muda dan keluarga urban yang mencari pengalaman alam outdoor tanpa jauh-jauh dari pusat kota,” ucap Wing.
Tinjomoyo kini digarap dengan konsep green tourism and eco-education. Pemerintah menggandeng Pokdarwis dan komunitas pecinta alam untuk mengelola kegiatan wisata agar tetap ramah lingkungan.
Menurut Iswar, keberadaan Tinjomoyo menjadi contoh kolaborasi publik dan swasta. “Kami ingin tempat ini hidup kembali dengan melibatkan warga dan pelaku usaha,” jelasnya.
Soft launching ini juga menjadi langkah awal menuju grand opening 2026, ketika seluruh fasilitas siap beroperasi penuh.
Wing mengungkapkan, konsep tematik tour akan diterapkan. Wisatawan dapat mengikuti satu paket aktivitas dari jeep off-road hingga melintas di jembatan kaca.
Kawasan ini akan terkoneksi dengan rute wisata lain seperti Goa Kreo dan Waduk Jatibarang, menjadikannya lintasan wisata alam terpadu.
“Semua dikembangkan dengan prinsip sustainable tourism,” ujar Wing.
Pemerintah menyiapkan dukungan UMKM lokal sebagai penyedia kuliner dan suvenir, menciptakan rantai ekonomi baru di sektor wisata.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Tinjomoyo diproyeksikan menjadi magnet wisata baru Semarang sekaligus contoh sukses pengelolaan ekowisata urban.
Reporter: Ismu Puruhito

