SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus melakukan sejumlah penataan di beberapa kawasan di Kota Semarang untuk mendorong pengembangan wilayah kota. Beberapa lokasi yang penataannya mendapat perhatian khusus di antaranya seperti kawasan Pecinan, Kota Lama, hingga sejumlah kawasan yang dekat dengan jalur aliran sungai yang membelah Kota Semarang.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengungkapkan kalau Pemkot Semarang melalui instansi terkait terus fokus melakukan penataan kota ke depan. Bahkan beberapa lokasi menjadi prioritas pembenahan, termasuk pembangunan jembatan di sekitar Jalan Inspeksi yang berada dekat Klenteng Tay Kak Sie. “Mulai dari Klenteng Tay Kak Sie (Pecinan) terus ke jalan Inspeksi. Di sana kita rencanakan pembangunan jembatan. Kemudian penataan juga akan dilakukan di Jalan Arief Rahman Hakim, Pasar Johar, dan Jalan Sugiono,” katanya.
Dirinya juga menyampaikan harapannya agar kawasan Kota Lama Semarang bisa kembali tertata rapi dan bersih, terutama karena kawasan ini mulai kembali ramai dikunjungi wisatawan. “Saya ingin Kota Lama ini jadi rapi dan bersih kembali. Karena wisatawan sudah mulai datang, jadi kita harus sama-sama menjaga,” katanya.
Terkait penataan tersebut, Wali Kota juga menyoroti persoalan parkir dan keberadaan pedagang kaki lima. Ia menegaskan bahwa beberapa titik di kawasan Kota Lama akan dibersihkan dari parkir liar dan diarahkan sesuai aturan. “Parkir juga harus ditata, tidak boleh berjubel. Beberapa kawasan juga tidak diperbolehkan untuk parkir. Harus dikembalikan seperti semula. Pedagang juga tetap harus rapi dan menjaga keindahan,” katanya.
Lebih jauh Agustina mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang ada di kawasan Kota Lama demi menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi pengunjung maupun warga Semarang.
Reporter: Ismu Puruhito