JAKARTA – Baznas Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kinerja impresif. Selain berhasil menghimpun dana ZIS lebih dari Rp70 miliar hingga Agustus 2025, Baznas Jateng juga meraih lima penghargaan dalam ajang bergengsi Baznas Award 2025.
Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, mengungkapkan proyeksi penghimpunan zakat tahun ini diperkirakan mencapai Rp108 miliar. Angka tersebut melampaui pencapaian tahun-tahun sebelumnya.
“Ini bukti kepercayaan masyarakat terus meningkat. Kami harus menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Darodji.
Lima penghargaan yang diterima mencakup kategori Pengumpulan ZIS, Inovasi Pendayagunaan, Koordinasi Kelembagaan, Kelembagaan Klaster 5, dan Tindak Lanjut Implementasi SOP.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi juga mendapatkan penghargaan sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Dorongan bagi ASN untuk membayar zakat dinilai memberi dampak signifikan terhadap peningkatan pengumpulan ZIS.
Menurut Darodji, dana yang terkumpul disalurkan untuk berbagai program strategis, seperti bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), pelatihan kerja, modal UMKM, hingga penanganan stunting.
“Dengan 23 jenis pelatihan kerja yang sudah berjalan, kami ingin mustahik menjadi produktif dan akhirnya naik kelas menjadi muzakki,” jelasnya.
Asisten Sekda Jateng Iwanuddin Iskandar menambahkan, Baznas berperan sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah.
“Dengan anggaran daerah yang terbatas, Baznas mampu menutup celah melalui program sosial dan pemberdayaan ekonomi,” katanya.
Penghargaan ini, menurutnya, bukan akhir melainkan awal untuk bekerja lebih keras, demi kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.
Reporter: Raffa Danish

