Pemkot Semarang Awasi Ketat TPA Ilegal Rowosari Pasca Penertiban

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang meningkatkan pengawasan di lokasi pembuangan sampah ilegal di Rowosari, usai menertibkan TPA liar yang mengganggu aktivitas warga setempat. Penertiban berlangsung mulai Kamis (11/9) dengan dukungan petugas dan alat berat.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang, Budi Prakosa, mengatakan bahwa tindakan ini merupakan lanjutan dari peraturan larangan membuang sampah sembarangan. “Kami ingin memastikan warga membuang sampah hanya di tempat resmi yang telah disediakan,” ujarnya.

Sampah dari TPA ilegal tersebut diangkut langsung ke TPA Jatibarang. Truk pengangkut bekerja bergantian, sementara petugas pemadam kebakaran menyemprot area yang masih mengeluarkan asap pekat akibat sampah terbakar.

Selain itu, garis kuning dipasang di lokasi dengan plang imbauan agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan. Upaya ini bertujuan agar tidak ada lagi penumpukan sampah liar yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.

Pemkot Semarang telah menyiapkan beberapa TPS resmi, antara lain di RW 6 Kelurahan Rowosari, TPS Tegal Kangkung, Kelurahan Kedungmundu, dan beberapa titik strategis lainnya di sekitar Rowosari.

Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan pengelolaan sampah. Proses pengangkutan dari rumah warga ke TPS resmi, kemudian ke TPA Jatibarang, diharapkan mengurangi kebiasaan membuang sampah di lokasi ilegal.

Penambahan kontainer dan peningkatan ritasi pengangkutan sampah dilakukan untuk mempermudah warga membuang sampah secara tertib. Petugas juga ditugaskan secara bergilir, terutama malam hari, untuk mencegah pembuangan liar kembali terjadi.

“Secara berjenjang, kami akan siagakan petugas di wilayah sekitar, bekerja sama dengan keamanan setempat,” tambah Budi Prakosa.

Pemkot Semarang menekankan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting. Warga diharapkan memanfaatkan fasilitas TPS resmi agar lingkungan tetap bersih dan aman dari polusi.

Dengan penertiban dan pengawasan ketat ini, diharapkan kualitas lingkungan di Rowosari meningkat, dan masalah TPA liar dapat diminimalisir.

Reporter : Ismu Puruhito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link