SEMARANG – Dunia otomotif di Jawa Tengah menunjukkan kebangkitan signifikan setelah masa pandemi yang sempat menghentikan hampir seluruh aktivitas balap. Ketua Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah, Frits Yohanes, menyebut geliat tersebut sebagai momentum emas bagi komunitas otomotif untuk tumbuh lebih profesional.
Menurut Frits, selama dua tahun terakhir, event otomotif kembali digelar hampir setiap akhir pekan. Baik kompetisi resmi maupun kegiatan hobi, keduanya mampu menarik minat publik sekaligus memunculkan talenta baru. Ia menyampaikan bahwa kondisi ini tidak pernah terjadi sebelumnya, terutama dalam hal konsistensi penyelenggaraan acara.
“Setiap akhir pekan tidak pernah putus ada event otomotif baik olahraga prestasi maupun hobi yang digelar anggota IMI Jateng,” ujar Frits, Kamis (27/11). Ia mengaku bangga karena semua kegiatan berjalan sesuai standar yang diharapkan.
Frits menambahkan bahwa kebangkitan tersebut merupakan hasil kerja kolektif pengurus IMI Jateng dan anggotanya. Kesadaran terhadap keselamatan kini semakin meningkat, baik di kalangan panitia maupun peserta lomba. Penerapan standar keselamatan menjadi prioritas mutlak.
Ia menjelaskan bahwa setiap event wajib memenuhi protokol keamanan yang ditetapkan IMI dan dipantau langsung oleh tim teknis. Prosedur ini mencakup penyediaan marshal, pengecekan kondisi lintasan, serta penilaian teknis terhadap kendaraan peserta.
Dalam konteks infrastruktur, Jawa Tengah terus memperbaiki sejumlah sirkuit yang digunakan untuk kegiatan otomotif. Audit rutin yang dilakukan IMI memastikan kelayakan lintasan dan fasilitas penunjang lainnya. Keberadaan sirkuit yang memenuhi standar membuat sejumlah kota di Jateng dipercaya menjadi tuan rumah event nasional.
“Komite Balap Motor IMI Jateng terus mengevaluasi setiap perkembangan dan mengadopsi regulasi terbaru,” ujarnya. Upaya ini bertujuan agar penyelenggaraan kompetisi tetap relevan dengan aturan nasional dan internasional.
Selain itu, perkembangan kegiatan hobi juga menjadi fenomena tersendiri. Komunitas otomotif di Jawa Tengah semakin kreatif dalam menyelenggarakan kegiatan non-kompetitif seperti fun race, coaching clinic, hingga gathering edukatif.
Frits mengakui bahwa perkembangan tersebut membuka jalan bagi pembibitan atlet berprestasi. Ia berharap ke depan, Jawa Tengah dapat menghasilkan lebih banyak pebalap profesional yang siap bersaing di tingkat nasional.
Namun, Frits juga menyebut bahwa pekerjaan rumah masih ada, terutama dalam mewujudkan perolehan medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia memastikan persiapan menuju PON akan disusun lebih matang.
Karena itulah, dirinya menyatakan siap kembali maju dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Jateng pada Maret 2026. Ia menilai keberlanjutan kepemimpinan penting untuk menjaga stabilitas program.

