SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah dinamika sosial. Salah satunya terlihat dari layanan di Samsat Semarang II, di mana masyarakat tetap antusias membayar pajak kendaraan bermotor.
Plt Kepala UPPD Samsat Semarang II, Chairunnisa, menegaskan pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi modal utama pembangunan. “Kami apresiasi wajib pajak yang taat. Semua dana ini kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).
Ia menyebut pelayanan yang transparan dan ramah adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat. “Dengan pelayanan yang baik, masyarakat semakin yakin pajaknya dikelola untuk kepentingan publik,” tambahnya.
Warga Singotoro, Anisa, menuturkan dirinya merasa nyaman dengan pelayanan di Samsat meski sempat mengalami kendala surat kendaraan. “Petugas tetap sabar memberi arahan,” katanya.
Sementara itu, Bambang, warga Wonodri, menilai kualitas layanan Samsat sudah konsisten. “Tidak ada kendala berarti, proses selalu lancar,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi menekankan bahwa kepatuhan membayar pajak berbanding lurus dengan kelancaran pembangunan. Infrastruktur, layanan kesehatan, hingga pendidikan bisa terus dibiayai berkat pajak masyarakat.
Chairunnisa juga menyampaikan, inovasi pelayanan digital terus diperkuat agar pembayaran pajak semakin mudah diakses masyarakat.
Situasi ini menunjukkan, pelayanan publik tetap dijalankan dengan baik meski ada berbagai tantangan.
Dengan antusiasme warga, diharapkan target penerimaan pajak Jawa Tengah tercapai dan pembangunan dapat terus berkelanjutan.
Reporter: Ismu Puruhito

