SEMARANG – Kompetisi bola basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda Developmental Basketball League (DBL) 2025-2026 with Kopi Good Day Central Java-North resmi bergulir di Kota Semarang. Pembukaan digelar meriah di GOR Sahabat, Rabu (17/9) malam, disaksikan ribuan suporter dan tamu undangan.
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, hadir langsung membuka gelaran ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa DBL menjadi momentum emas bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga.
“Kami bangga Semarang kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi perjalanan pembentukan karakter dan sarana mempererat persahabatan,” ujar Iswar.
Seri Semarang akan berlangsung hingga 26 September 2025, menampilkan 24 tim putra dan 9 tim putri dari berbagai SMA. Setiap laga diprediksi akan berlangsung sengit karena menjadi ajang seleksi menuju final Central Java Series.
Pembukaan dilakukan sebelum laga pembuka yang mempertemukan SMAN 04 Semarang melawan SMAN 14 Semarang. Selain itu, hari pertama juga dimeriahkan dengan AZA 3×3 Competition dan lima pertandingan format 5 on 5.
Menurut Iswar, DBL adalah ajang yang mampu mencetak generasi tangguh. “Setiap pertandingan adalah proses belajar tentang disiplin, kerja sama, dan daya juang. Nilai-nilai ini penting bagi generasi muda,” lanjutnya.
Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh kegiatan yang melibatkan pelajar secara positif. Iswar menegaskan Pemkot berkomitmen memfasilitasi event olahraga yang mendukung pembentukan karakter generasi muda.
Corporate Communication Analyst Astra Motor Jateng, Pavita Wahyuni Tandiharjo, menyebut Semarang dan Solo menjadi dua wilayah penyelenggara. Pemenang dari masing-masing kota akan bertemu di final Central Java Series pada 30 September.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Di Semarang terdapat 33 tim yang akan berlaga, sedangkan di Solo ada 36 tim. Panitia berharap kompetisi ini menjadi wadah lahirnya atlet basket berbakat.
Gelaran DBL 2025 diharapkan mampu menginspirasi pelajar untuk aktif berolahraga sekaligus memperkuat semangat sportivitas.
Reporter: Raffa Danish

