Pengemudi Calya Lawan Arah di Gunung Sahari, Diduga Panik Gunakan Pelat Nomor Palsu

Jakarta – Seorang pengemudi Toyota Calya bernama Hafiz Mahendra (25) nekat melaju melawan arah dan mengemudi secara ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Aksi tersebut diduga dipicu kepanikan setelah kendaraan yang digunakannya diketahui memakai pelat nomor palsu.

Mobil yang dikemudikan Hafiz saat itu menggunakan pelat nomor D 1640 AHB. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menjelaskan, anggota kepolisian yang tengah bertugas sempat berupaya menghentikan kendaraan tersebut karena dugaan penggunaan pelat tidak sesuai.

Petugas lalu lintas, Aiptu Basri dan Aipda Jimber, disebut telah mencoba memberhentikan mobil tersebut. Namun, pengemudi justru melarikan diri dan masuk ke Jalan Gunung Sahari dengan melawan arus dari arah selatan ke utara.

Pelarian berlanjut hingga ke Jalan Bungur Besar. Di lokasi itu, kendaraan kembali mengambil jalur berlawanan ke arah barat. Sesampainya di simpang empat MBAL, mobil kembali melaju melawan arah di Jalan Pos dan sempat berputar arah sebelum kembali masuk ke jalur berlawanan di Gunung Sahari.

Perjalanan tersebut berakhir setelah mobil terlibat kecelakaan dengan sepeda motor.

Kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terhadap pengemudi, termasuk rencana pemeriksaan urine dan tes kesehatan untuk memastikan ada tidaknya pengaruh zat terlarang yang menyebabkan tindakan membahayakan tersebut.

Peristiwa itu terekam video dan tersebar di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @jakarta.terkini. Dalam rekaman tersebut, terlihat mobil melaju berlawanan arah di tengah kepadatan lalu lintas, sementara seorang anggota kepolisian berupaya menghentikannya.

Tampak pula petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kendaraan tetap melaju dan dilaporkan sempat menabrak sejumlah kendaraan lain, baik sepeda motor maupun mobil.

Aksi tersebut memicu reaksi warga sekitar yang berusaha menghentikan mobil. Dalam video juga terlihat sejumlah warga mengejar kendaraan dan memukul bodi mobil menggunakan helm.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif dan kondisi pengemudi saat kejadian berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link