BLU UPTD Trans Semarang Pastikan Tindak Lanjut Cepat Usai Insiden Bus di Mijen

SEMARANG — Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang terjadi di depan Toko Sinar Gadai Permai, Jalan RM. Hadi Soebeno, Mijen, Jumat (26/9) pukul 15.53 WIB. Bus bernomor koridor IV.015 itu dilaporkan dalam keadaan kosong tanpa penumpang.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Tidak ada korban, hanya kerusakan materiil,” katanya.

Bus diketahui baru selesai menjalani perbaikan besar atau turun mesin di bengkel selama dua pekan. Uji coba kendaraan dilakukan saat insiden terjadi, tepat setelah pengisian bahan bakar.

“Armada baru selesai perbaikan 2–3 hari lalu. Saat uji coba, bus melaju dari arah Pasar Mijen menuju BSB City, kemudian mengalami kendala pada sistem pengereman. Hal itu membuat bus hilang kendali dan menabrak ruko serta sejumlah kendaraan,” jelas Haris.

Peristiwa ini langsung mendapat atensi dari pihak Trans Semarang. Menurut Haris, komunikasi dengan operator bus dan pihak terdampak segera dilakukan untuk menyelesaikan kerugian materiil.

“Operator akan berkoordinasi dengan pihak yang kendaraannya terdampak. Proses investigasi dan evaluasi teknis tengah berjalan,” tambahnya.

Pihak BLU UPTD juga menegaskan bahwa investigasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk pemeriksaan detail pada sistem pengereman dan prosedur perawatan armada.

“Evaluasi teknis akan menjadi dasar untuk mencegah kejadian serupa. Kami ingin memastikan armada tetap aman sebelum melayani masyarakat,” tegas Haris.

Insiden ini menjadi perhatian karena menyangkut kepercayaan publik terhadap layanan transportasi umum. BLU UPTD memastikan layanan BRT tetap berjalan normal di koridor lain.

Sejumlah warga sekitar lokasi kejadian sempat panik mendengar suara benturan keras. Namun, situasi segera terkendali setelah aparat kepolisian dan petugas BRT tiba di lokasi.

Petugas juga melakukan pembersihan area dan mengevakuasi bus agar arus lalu lintas kembali normal.

Haris mengucapkan terima kasih atas respons cepat masyarakat yang ikut membantu pascakejadian.

“Semangat gotong royong warga sangat berarti dalam situasi seperti ini. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan transparan,” pungkasnya.

Reporter: Raffa Danish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link