Trek Pacuan Kuda di Batang Disiapkan Jadi Magnet Wisata Baru Jawa Tengah

SEMARANG – Jawa Tengah semakin serius menggarap sektor sport tourism. Salah satunya dengan pembangunan trek pacuan kuda berstandar internasional di Kabupaten Batang yang digagas Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) bersama Pemprov Jateng.

Ketua Umum Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, menilai keberadaan trek ini akan membawa dampak luas bagi pariwisata dan ekonomi lokal. “Lokasi sangat strategis, di tengah jalur Jakarta-Surabaya, dekat dengan tol Trans Jawa. Ini akan jadi destinasi sportainment baru,” jelasnya.

Konsep sportainment mencakup pacuan kuda, polo, equestrian, hingga memanah berkuda. Aryo optimistis fasilitas ini akan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Studi kelayakan proyek diperkirakan rampung pada 2025, dengan pembangunan tahap pertama selesai kurang dari delapan bulan. Pacuan perdana ditargetkan dapat berlangsung akhir 2026.

Selain menjadi daya tarik wisata, proyek ini juga mendukung lahirnya atlet-atlet berkuda. Pordasi bahkan sudah menyiapkan program pengiriman atlet untuk berlatih di luar negeri.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Kami mendukung Jawa Tengah sebagai sentra berkuda nasional,” katanya.

Menurut Luthfi, tren olahraga berkuda di Jateng memang berkembang pesat. Banyak stable baru bermunculan di Kendal dan Semarang, disertai kompetisi lokal yang semakin rutin.

Dampak ekonomi kreatif juga diharapkan ikut bergerak. Mulai dari UMKM, penyedia jasa transportasi, hotel, hingga restoran akan mendapat manfaat dari kunjungan wisatawan.

Dengan adanya trek pacuan bertaraf internasional, Batang diyakini akan menjadi ikon baru sport tourism di Jawa Tengah.

Reporter: Ismu Puruhito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link