Menuju Indonesia Sehat 2045, Pemerintah Perlu Tambah 16 Ribu Dokter di Jateng

SEMARANG – Target Indonesia Sehat 2045 menuntut ketersediaan tenaga kesehatan yang memadai. Namun, Jawa Tengah masih kekurangan 16.458 dokter dari kebutuhan ideal.

Sekda Jateng, Sumarno, menyebut saat ini jumlah dokter di provinsinya baru 11.405 orang. “Idealnya ada hampir 28 ribu dokter. Ini tantangan kita bersama,” tegasnya.

Dalam forum AIPKI Wilayah IV, ia meminta perguruan tinggi memperbanyak lulusan kedokteran. “Lulusan kita masih belum mencukupi. Harus ada akselerasi,” katanya.

Selain kuantitas, ia juga menekankan pentingnya kualitas. “Dokter tidak hanya banyak, tetapi juga harus kompeten,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, menambahkan bahwa pemerintah pusat menargetkan pembukaan 158 prodi kedokteran baru. “Ini bagian dari peta jalan menuju Indonesia Sehat 2045,” ungkapnya.

Ia mengingatkan perlunya dukungan rumah sakit pendidikan dan fasilitas praktik. “Tanpa RS pendidikan, mustahil mencetak dokter berkualitas,” kata Khairul.

AIPKI melalui Humasnya, Tonang Dwi Ardyanto, menyatakan siap mendukung pemerintah. “Kami menjaga mutu kurikulum dan memastikan lulusan siap mengabdi,” jelasnya.

Selain itu, forum juga membahas strategi distribusi dokter ke daerah terpencil dan skema insentif bagi dokter yang bersedia ditempatkan di wilayah pelosok.

Dengan upaya kolaboratif, diharapkan krisis dokter bisa teratasi dan akses layanan kesehatan masyarakat menjadi merata.

Reporter: Ismu Puruhito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link