Job Fair Semarak, Ribuan Pencari Kerja Terhubung dengan Perusahaan di Jawa Tengah

SEMARANG – Pameran bursa kerja atau job fair yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lewat Disnakertrans selalu menjadi magnet ribuan pencari kerja. Dalam rangka Hari Jadi ke-80 Jateng, job fair pada 21–22 Agustus 2025 lalu mencatat 7.212 pendaftar untuk 6.650 lowongan yang ditawarkan 43 perusahaan.

Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz, menyebut job fair merupakan salah satu strategi andalan dalam menekan angka pengangguran. “Kita sediakan ruang bagi pencari kerja bertemu langsung dengan perusahaan. Bahkan, beberapa langsung diterima kerja di tempat,” jelasnya.

Dari ribuan pelamar, tercatat 22 orang adalah penyandang disabilitas. Aziz menegaskan, kesempatan kerja inklusif juga menjadi perhatian pemerintah. Panitia bahkan menyiapkan penerjemah bahasa isyarat saat sesi wawancara.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, serapan tenaga kerja Jateng kini menjadi yang tertinggi nasional. Pada triwulan I 2025, ada 97.550 orang terserap di berbagai sektor industri. “Ini bukti investasi yang masuk benar-benar berdampak langsung pada masyarakat,” katanya.

Aziz menambahkan, selain job fair offline, Disnakertrans juga menyediakan aplikasi Ayo Kerjo yang kini sudah dikunjungi hampir 800 ribu pencari kerja. “Masyarakat bisa melamar secara online, lebih fleksibel,” ujarnya.

Job fair mini juga rutin digelar di kabupaten/kota untuk memperluas jangkauan. Sementara itu, 37 Balai Latihan Kerja (BLK) setiap tahun melatih puluhan ribu peserta agar siap masuk pasar kerja.

Beberapa perusahaan peserta job fair mengapresiasi langkah Pemprov. Luis Maharani dari PT Golden Textile menyebut, job fair memudahkan perusahaan menemukan SDM sesuai kebutuhan. “Antusias peserta luar biasa. Kami menemukan kandidat berkualitas,” ujarnya.

Siska Nur Ramadhani, salah satu pencari kerja, merasa terbantu karena bisa melamar langsung dan mendapat kesempatan wawancara. “Harapannya saya segera mendapat pekerjaan yang cocok,” katanya.

Dengan model seperti ini, Pemprov Jateng ingin memastikan setiap warga memiliki akses yang sama terhadap lapangan kerja, baik secara langsung maupun digital.

Reporter : Ismu Puruhito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *